Selasa, 20 September 2016

Kedudukan Media Pembelajaran Dalam Sistem Pembelajaran


KEDUDUKAN MEDIA PEMBELAJARAN DALAM SISTEM PEMBELAJARAN

Keberadaan media dalam suatu pembelajaran sangat penting, walaupun penggunaannya belum diterapkan oleh semua tenaga pendidik. Pentingnya kedudukan media pembelajaran dapat dilihat dari seberapa tingkat perbedaan hasil belajar antara siswa yang menggunakan media pembelajaran dengan tidak menggunakan media pembelajaran. Siswa yang menggunakan media pembelajaran dapat melatih indra yang ada dalam tubuhnya untuk dipergunakan dengan maksimal. Sebelum mengetahui tentang kedudukan media dalam sistem pembelajaran, terlebih dahulu kita harus mengetahui 5 hal yang harus ada dalam sistem pembelajaran, yaitu :
1.      Tujuan yaitu sesuatu harapan yang dapat dicapai dalam proses pembelajaran.
2.      Materi adalah adalah inti dari sesuatu yang dibelajarkan yang merupakan salah satu kompenen untuk mencapai tujuan.
3.      Metode, yaitu cara yang akan digunakan dalam mempermudah penyampaian materi guna pencapaian tujuan.
4.      Media. Setelah menentukan metode, maka akan diketahui media yang tepat digunakan sesuai dengan metode yang akan dijalankan. Sehingga media tersebut akan mempermudah dalam menjalankan metode yang telah dipilih. Media yang baik dalam pembelajaran adalah media yang dapat memaksimalkan indera yang dipakai siswa.
5.      Evaluasi. Selanjutnya setelah semua dijalankan, untuk mengetahui apakah tujuan yang ditetapkan sudah tercapai atau belum diadakan evaluasi.  
Kedudukan Media pembelajaran dapat dibagi menjadi 4 yaitu :
1.      Kedudukan Media Pembelajaran dalam Proses Belajar-Mengajar
Dalam proses belajar-mengajar media pembelajaran memiliki kedudukan diantaranya sebagai berikut
a.       Alat untuk memperjelas bahan pengajaran pada saat pengajar menyampaikan pelajaran
b.      Alat untuk mengangkat atau menimbulkan persoalan untuk dikaji lebih lanjut dan dipecahkan oleh siswa dalam proses belajarnyadan pengajar bisa menempatkan media sebagai sumber pertanyaan atau stimulasi belajar siswa
c.       Sumber belajar bagi siswa, artinya media pembelajaran tersebut harus dipahami oleh siswa baik secara individual maupun berkelompok
d.      Alat untuk mempertinggi proses interaksi guru siswa dan interaksi siswa dengan lingkungan sehingga mempertinggi kualitas proses belajar-mengajar
2.      Kedudukan media pembelajaran dalam teknologi pembelajaran
Dalam teknologi pembelajaran pada dasarnya kedudukan Media Pembelajaran dalam teknologi pembelajaran seperti halnya apa yang dimaksud dalam Landasan Teknologis, dalam landasan tersebut dijelaskan bahwa pemecahan masalah dalam teknologi pendidikan-dilakukan dalam bentuk kesatuan komponen sistem pembelajaran yang telah disusun sesuai dengan fungsinya. Komponen-komponen dalam teknologi pembelajaran tersebut diantaranya adalah pesan, orang, bahan, media, peralatan, tehnik, dan latar. Media juga sebagai segala benda yang dapat dimanipulasi, dilihat, didengar, dibaca, atau dibincangkan beserta instrumen yang digunakan untuk kegiatan tersebut, beberapadiantaranya adalah sebagai berikut
a.       Portofolio Elektronik
Portofolio elektronik atau sering disebut eportofolio merupakan suatu kumpulan hasil karya pembelajar(siswa, pengajar maupun karyawan) yang dikemas dalam berbagai bentuk/format elektronik(video, audio, situs web, dokumen, dan lainnya).
b.      Teknologi untuk Pembelajaran Tematik
Teknologi Pembelajaran Tematik dilakukan dengan menggunakan berbagai variasi metode. Misalnya percobaan, bermain peran, tanya jawab, demonstrasi, atau sekedar bercakap-cakap.
c.       Pembelajaran Jarak Jauh
Berinteraksi secara langsung, tepisah jarak dan waktu tetapi masih dapat melakukan proses belajar dengan cara memanfaatkan cara pembelajaran jarak jauh.
3.      Kedudukan Media untuk Mengundang Partisipasi Aktif  Siswa
Kedudukan media pada tahap ini dapat merangsang terjadinya diskusi diantara guru dengan siswa dan antara siswa dengan  siswa, membantu siswa menemukan gagasan untuk mengawali kegiatan mengarang, bercerita, dan kegiatan kerja kelompok, sebagai sumber kegiatan belajar mandiri untuk melengkapi atau memperkaya pengetahuan yang dipelajari di kelas, serta mengundang keterlibatan kognitif dan emosional siswa secara spontan.
4.      Kedudukan Media Pada Tahap Tindak Lanjut
Dalam hal ini,media berfungsi mempermudah remedial dan pengayaan, seperti mebuat laporan, kliping, dll.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar